Translate

Sabtu, 08 November 2014

Why Prudential? Final Sprint and One Day Convention part 3


Alhamdulillah...

 Pembicara ke-3

 Penulis perlu waktu  hingga 2 minggu untuk meneruskan tulisan ini. Dikarenakan mulai sibuk prospek, presentasi, meeting unit, dan lain sebagainya, dimana penulis masih belum bisa mengatur ritme kerja.

Semoga kedepannya, lebih produktif lagi. Segera dimulai saja ya.

3. Widi Keswianto

background:
mantan militer, mantan artis di sitkom Bajaj Bajuri, dan mantan bankir sebelum akhirnya terjun secara professional sebagai agent Prudential.

3 bulan awal gabung di Prudential tahun 2004:

1.      168 presentasi: no closing
2.      Teman bersama cold call tak melanjutkan jadi agent
3.      Presentasi yang ke 168: closing
4.      API = Rp. 300.000,-
5.      3 bulan selanjutnya…polis lapse



Dan, pak Widi tetap memilih bertahan. Sekarang?

1.      Sudah ada 4 kantor agency khusus syariah
2.      Sudah mempunyai ribuan agent

Tahun berikutnya, pak Widi memutuskan untuk fokus di penjualan asuransi Pru Syariah.



Berikut contoh-contoh Tips & Triks Selling ala bapak Widi:

1.      Barang dirumah yang lebih mahal kalau dijual yang mana?
Buka pikiran calon nasabah, pada saat terjadi resiko kehidupan, barang yang bisa dijual dengan harga lebih mahal yang mana.

2.      Membawa Proposal/Ilustrasi = membawa uang sebesar yang tertera didalamnya. Hal ini membuka pikiran para agent agar lebih yakin saat menjual produk asuransi, bahwasanya mereka membawa uang ratusan juta bahkan miliaran rupiah untuk calon nasabah.

3.      Ingatkan nasabah bahwa ikut polis asuransi Prudential Syariah tidak sama dengan haji. Edukasikan bahwa hanya pengelolaan dana dengan tujuan saat nasabah jatuh sakit, tidak menggunakan dana persiapan untuk hajinya.

4.      Nilai tunai syariah lebih kecil daripada konvensional; analogikan dengan bakso enak tapi haram, masih mau dimakan?

5.      Asuransi Syariah adalah ikhtiar: bantu membantu antar anggota, ikhtiar secara ekonomi untuk saling berbagi. Sedang Prudential ini hanyalah sebuah wadah.



6.      Untung/Rugi berasuransi+investasi unit link; analogikan dengan jual beli mobil. Apakah akan menjual mobil saat tahu harga pasaran lagi turun?

7.      PARADIGMA
Agent selalu mengatakan: banyak terjadi dilapangan bahwa….calon nasabah begini begitu; sering terjadi dilapangan bahwa….bla bla bla

Itu PARADIGMA. Sebanyak apa? Sesering apa? Paradigma yang membentuk pola piker kita bahwa meski hanya baru 3x, 5x, 10x itu sudah mewakili kata: banyak. Padahal yang belum dicoba jumlahnya? Ribuan.

8.      Berikutnya, biasanya nasabah akan melihat nilai tunai tahun ke-1 dan ke-2 = 0 untuk syariah. Kembalikan ke calon nasabah, YAKIN yang mana?

Kesan penulis terhadap bapak Widi Keswianto ini: jempol empat untuk masalah tips dan trik uniknya. Benar-benar marketing sejati. Piawai.

Pesan bapak Widi:
" Jangan mundur sebelum melebihi rekor awalku di Prudential."

link resmi Prudential: www.prudential.co.id
keagenan area Surabaya dan sekitarnya:
PT. PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE
TITANS AGENCY – SURABAYA
Ruko Sentra Fortuna
Jl. Jaksa Agung Suprapto Kav. 19 No. 39-41
Surabaya
                                                                                                                                                  
Ika Maria S
Unit Yuvianto Novembra
Agent Code: 00879340
please contact me for more information about product and career in Prudential.







Minggu, 26 Oktober 2014

Why Prudential? Final Sprint and One Day Convention part 2

Bismillah...

Lanjut ke motivator ke-2

2. dr Cornelius, SpA






background: 

seorang dokter spesialis anak di wilayah kepulauan Tarakan, Kalimantan. Sukses merintis karir dari gaji hanya sekian, hingga mencapai gaji setara dengan income seorang AM ( Agency Manager; akan dibahas dipostingan berikutnya tentang jenjang karir ) Prudential.

"Saya ingin memiliki waktu lebih untuk keluarga."

Setelah 4 tahun menjadi dokter spesialis anak, dokter Cornelius merasa kekurangan waktu berkumpul dengan keluarga, dan menginginkan waktu lebih agar bisa mewujudkan ambisi berikutnya: melayani lebih banyak pasien anak dengan tarif rp. 1000,- saja.

Maka, setelah setahun berpikir dan mempertimbangkan semua hal, beliau bergabung menjadi agent Prudential.

Dan, hanya perlu setahun, seorang introvert yang tak punya pengetahuan tentang sales, bisa naik promosi jabatan ke UM ( Unit Manager ) dibulan Januari 2014.

Tips dan Trik:

1. Bisnis Mindset
  • buang gengsi: menarik, ada 1 poto dislide presentasinya dia yang menggambarkan dia berada di sebuah ruang tunggu klinik. Seorang dokter spesialis menunggu seorang dokter umum untuk diprospek.
2. I Dedicate My Dreams to?
  • beliau membuat catatan diri--sebuah list nama, untuk selalu memotivasi, bahwa kesuksesannya nanti, akan membanggakan orang-orang yang dicintainya
3. Team--Selling--Leadership = Misi
  • 3 faktor itu digambarkan sebagai sebuah segitiga oleh dr. Cornelius untuk meraih misi dan impiannya
 
 
4. Think Like a Customer
  • Jual ke diri sendiri: seperti menjual pada diri sendiri, yakin pada Prudential, yakin pada diri sendiri bahwa produk asuransi ini wajib dimiliki nasabah untuk jangka panjang. Kepercayaan diri saat selling mutlak diperlukan. Terkadang, mereka tidak ingat tentang produknya, namun yang pasti diingat adalah aura agent saat selling.
5. Goal! list goal dr. Cornelius sbb:
  • income
  • promosi
  • star club
6. Konsisten + Cepat

7. bentuk HABIT!
  • ubah habit ke orang sukses
mindset ( goal_mental_focus) --> action --> habit (efektif) --> sukses!

8. Lakukan dengan PASSION

9. Misimu?

Stop Selling, Start Helping adalah quote dari Zig Ziglar yang disukai pak dokter satu ini.

10. Pakai Strategi 3 NOTES
  • Daily Discipline
3 NOTES itu:
  1. tulis list nama 10 prospek/hari
  2. tulis list nama Proposal Baru/Proposal lama yang belum diclosing
  3. list nama nasabah yang sudah closing untuk melakukan after sales service
11. Smart Follow Up
     Seperti yang Zig Ziglar tulis, bahwa dalam dunia sales itu:
  • no need
  • no money
  • no hurry
  • no desire
  • no trust
5 NO tersebut akan sering dijumpai di lapangan. Sehingga SELLING itu: tidak boleh asal ngomong. Harus disertai bukti semacam:
  • Bukti klaim dari Prudential
  • Majalah Investor untuk pembuktian penghargaan apa saja yang diterima Prudential
12. Jadilah Guru, Penjual, dan Motivator handal


13. Konsultasikan selalu dengan leader untuk Handling Objection dari calon nasabah.

14. Kreatif Marketing
  • Jadilang seorang great marketer yang mempunyai ciri khas

Dan, pesan dari dr. Cornelius: 
Leadership in selling itu: Mau Belajar, Inspiratif, dan dari HATI.

link resmi Prudential: www.prudential.co.id
keagenan area Surabaya dan sekitarnya:
PT. PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE
TITANS AGENCY – SURABAYA
Ruko Sentra Fortuna
Jl. Jaksa Agung Suprapto Kav. 19 No. 39-41
Surabaya
                                                                                                                                                  
Ika Maria S
Unit Yuvianto Novembra
Agent Code: 00879340
please contact me for more information about product and career in Prudential.

 

 


Why Prudential ? Final Sprint and One Day Convention part.1












@gedung ICBC Surabaya



Why Prudential ???

Karena mereka mempunyai sistem yang kompeten untuk membangun masyarakat Indonesia menjadi pribadi yang cerdas dalam mengatur keuangan.

Sistem?

Salah satunya dengan penyelenggaraan Final Sprint and One Day Convention disalah satu gedung termegah di Surabaya, yaitu gedung ICBC, klik: www.thesquareballroom.com. Undangan yang menghadiri perhelatan akbar ini sekitar 2500 orang lebih. Dengan mendatangkan 4 motivator, top agent Prudential, acara semakin meriah, riuh dengan teriakan-teriakan semangat baik dari junior maupun senior agent.

4 Motivator?
senior agent Prudential
Pertama, mari saya bahas apakah One Day Convention and Final Sprint itu?

Seminar sehari ini, sesuai dengan judulnya, Final Sprint, biasanya diadakan di kuartal terakhir menjelang pergantian tahun, sesuai dengan tujuan diadakannya seminar ini, yaitu sprint, lari jarak pendek dengan kecepatan sangat tinggi. Hubungannya?

Setiap agent yang menginginkan kenaikan promosi jabatan yang penyelenggaraannya setiap bulan Januari, diwajibkan penuhi target-targetnya ( akan dibahas dipost berikutnya terkait jenjang karir). Nah, diharapkan untuk agent-agent yang belum capai target, lebih termotivasi untuk meningkatkan kecepatannya melalui seminar ini. Jelas dong yah, pentingnya seminar Final Sprint and ODC ini.

Kembali ke 4 motivator di ODC tersebut. Sesuai urutan tampil ya.

1. Ibu Mijan dari Malaysia




background: dari keluarga miskin, hanya seorang ibu rumah tangga

Berikut Key To Success beliau:

1. Misi Hidup
  • to get better life
  • untuk pembuktian diri
2. Mindset
  • semua nasabah: sama
  • selalu bekerja dengan hati untuk bantu orang, bukan sekedar kejar komisi
  • 10 prospek/hari. misal: ke rumah sakit
3. Think and Dream Big

4. Time Management
  • beliau mempunyai anak untuk diurus, sehingga hanya bisa bekerja 8 to 5, solusi: beri batas waktu tiap nasabah
5. Fokus
  • fokus 100% untuk terjun dalam bisnis Prudential
6. Continous Learning
  • lebih memilih meeting bersama tim bahas permasalahan di lapangan daripada closing
  •  too many excuses: banyak agent keluar dari sistem ( malas meeting, malas seminar, dll ) dengan berbagai alasan sehingga tak meraih kesuksesan
  • banyak membaca buku
7. Mix with Successful Person
  •  bertemanlah dengan orang-orang sukses, sehingga ada tambahan semangat untuk segera menyusul kesuksesan mereka
8. Attitude
  • terutama: disiplin!
9. After Sales Service
  • antar polis; kumpulkan 10 orang untuk makan-makan; dari acara tersebut jadi bisa mendapatkan free appointment
  • saat hari raya, mengirimkan kartu ucapan selamat dengan menggunakan tulisan tangan agar lebih personal. Karena bisnis ini, adalah bisnis personal touch.
  • Quote Ibu Mijan: " Saya memang tidak high tech, tapi saya high touch."
10. Confidence
  • Percaya diri saat proses selling dan helping calon nasabah. Juga selalu ingat bahwa jobdesk agent asuransi, salah satunya, temani nasabah saat proses klaim.
11. Massive Action
  • Jumpa banyak orang, terutama bila sudah akhir tahun, untuk menghemat waktu, sekalinya presentasi, langsung dengan beberapa/banyak orang.
12. Never Give Up
  • Menelpon banyak orang, dan berkali-kali, hingga ibu Mijan masuk ke book of recordnya Malaysia. Dan, baru bulan ke-6 closing.
Berpikir Secara Serius:
  1. Apa yang Anda Mau?
  2. Anda lakukan untuk siapa?
  3. Apakah janji Anda?
  4. Adakah Anda sanggup berkorban?
Sekelumit cerita perjuangan ibu Mijan:
Beliau tidak punya kendaraan, tidak punya cell phone. Sehingga prospek dari kantor ke kantor, dari institusi ke institusi yang lain dengan berjalan kaki, dan menelpon menggunakan telpon umum. Sekarang, ibu Mijan sudah meraih top suksesnya. Mobil mewah, rumah mewah, dan kantor agency. 


kalimat motivasi fav. ibu Mijan

link resmi Prudential: www.prudential.co.id
keagenan area Surabaya dan sekitarnya:

PT. PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE
TITANS AGENCY – SURABAYA
Ruko Sentra Fortuna
Jl. Jaksa Agung Suprapto Kav. 19 No. 39-41
Surabaya
                                                                                                                                                  
Ika Maria S
Unit Yuvianto Novembra
Agent Code: 00879340

please contact me for more information about product and career in Prudential.


Rabu, 03 September 2014

FIRASAT: Antara Helm dan Kalimat Istighfar


God saved me over and over

“Mam, aku pakai helmmu ya, lebih pas dikepala.” Pamitku.

01.09.2014, pukul 18.15 WIB

Terjadi lagi. Kecelakaan di jalan, ditengah jalan akses tol Suramadu persis selepas jembatan penyebrangan sisi Surabaya.

Saat itu aku baru saja keluar dari gang rumah temen disekitar daerah Suramadu sisi Surabaya. Sebelumnya aku membeli bensin eceran disepanjang gang itu. Biasanya aku menyiapkan uang secukupnya . Tapi aku lupa, dan akhirnya ngeluarin dompet, dan ngambil uang 50 ribuan karena gak ada pecahan yang lebih kecil lagi untuk bayar bensinnya. Dihati dah gak enak sih ditambah lagi wilayah tersebut memang cukup rawan kejahatan.

Salah satu safety riding itu: HELM ber-SNI. Lalu 2 spion lengkap.

Aku selalu mawas diri terutama bila naik motor di jalan raya. Seperti saat itu, pas aku ngelirik spion kiri aku, ada beberapa motor di belakangku, dan satu motor yang terlalu dekat bahkan berusaha mepet kearahku.

Merasa ada gelagat gak baik, aku ngerem pelan, biar tak membuat kaget pemakai motor lain dibelakangku. Dan satu motor itu, dengan 2 orang cowok tanpa helm, usianya sekitar 20 tahunan, cukup bersih, dua-duanya menggunakan celana selutut, menoleh, dan memelankan laju motornya juga. 

Aku pikir hanya pemuda iseng yang biasanya godain: “ cewek, cewek…”  dan berlalu seperti biasanya.

Tapi itu tidak. Tiba-tiba mereka memotong jalur motorku. Jelas, aku kehilangan kendali. Aku masih ingat tiap detilnya. Aku pun masih sadar tatkala berucap cukup keras, beristighfar, Astaghfirullah hal adzim, "Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung".

Kemudian aku terjatuh miring ke kiri. Pemuda yang dibonceng masih melihat kearahku,  sedang rekannya menggenjot kencang motor. Lalu aku terseret hingga berhenti dipembatas jalan, bersyukur HELMku tak lepas.  Pasrah. Ya, sudahlah, ini musibah. Masih dengan sadarku. Aku membiarkan kaki kiriku kegencet motor. Masih menenangkan dan mengurangi trauma yang baru terjadi sepersekian detik tadi.

Orang-orang mulai membantuku. Kembali bersyukur, motorku diberdirikan. Kuncinya diselamatkan untuk diserahkan ke aku. Tasku masih utuh,  lengkap dengan isinya, seseorang menggesernya kearah tanganku, “Mbak, tasnya dijaga.”  Balas tersenyum, bilang terima kasih kekerumunan orang. Hanya kacamataku yang sepertinya terlontar keluar, dan hilang.

Kerumunan berkurang, aku cukup tenang untuk berdiri, dan siap-siap meminggirkan sepedaku, saat satu cowok masih muda, dia penjual kaki lima disekitar kejadian menawarkan bantuan. Dan, aku percaya begitu saja, kuserahkan kunci motorku.

Akses tol Suramadu itu baik sisi Madura maupun Surabaya terbagi 4 jalur. 2 kanan, 2 kiri. Untuk 2 lajur utama dipisahkan selokan cukup lebar sekitar 3-4 meter. Nah, lajur kanan dan kiri yang paling pinggir diperuntukkan untuk pengguna jalan yang rumahnya disekitar akses tol itu yang dipisah oleh pembatas jalan dengan lebar sekitar 30cm. Jadi bisa dibayangkan bahwa pemuda itu harus mengitari selokan besar itu, kira-kira 500-800an meter baru ada tikungan menuju lajur paling kiri arah ke Madura.

Yang pertama kali aku telepon, temanku tentunya. Karena jelas, dia akan lebih cepat sampai. Barulah keluargaku yang di Madura.

Pemuda itu memarkirkan motornya didekatku duduk, langsung menyerahkan kuncinya. Dan nungguin hingga temanku dan kakak laki-lakinya datang. Beberapa orang masih mengerumuni aku.

“Ya, Allah, mbak mau dijambret itu.”
“Disini daerah rawan mbak.”
“Baru kemarin, istriku kenak kalungnya, ya pas di bawah jembatan itu mbak.”
Kalimat-kalimat bergantian seliweran ditelinga.

“Ya, pak. Aku tadi sempet memperhatikan spion, makanya aku sadar kalau mau dijambret.”
“Oalah, untung mbak tahu.” Kata, ibu-ibu yang juga kasihan lihat aku.

Keluargaku menjemput aku dan motorku sekitar pukul 20.00 WIB, dan langsung memeriksakanku ke dokter umum di Bangkalan.
Alhamdulillah, hanya cedera ringan, luka-luka beset.

Semoga Allah segera menunjukkan jalan yang benar kepada mereka-mereka ini. Masih banyak kerjaan positif yang bisa mendatangkan uang.

***

Juli 2009, dengan motor yang sama, didaerah yang sama, hanya yang sebelumnya dah keluar akses tol Suramadu sisi Surabaya, aku ditabrak dari belakang.
Di jalan yang ramai seperti itu, sungguh hanya perlindungan dariNya-lah yang menyelamatkanku.
Tak ada sepeda motor, mobil, bahkan truk yang selalu melewati jalan raya berada tepat dibelakangku saat aku tersungkur. Meski ada pun, entah bagaimana, posisi mereka, hingga satu pun tak ada yang menimpaku.

Allah menyelamatkanku kembali. Allah dengan kehendakNya. Allah dengan tujuanNya.
Akan selalu berusaha menjadi yang lebih baik dan hidupku ini bisa lebih banyak bermanfaat untuk orang-orang yang lebih banyak juga.